Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab

Saturday, July 24, 2021

Tips Mengebor Agar Hasil Maksimal

Share

Saat ini proses pengeboran merupakan salah satu proses yang paling mudah, karena sudah ada bor listrik yang akan mempermudah pekerjaan. Tapi apakah Anda bisa menggunakannya dengan benar? Jika belum, simak artikel ini.

Tips Mengebor Agar Hasil Maksimal

Ketahui jenis bor

Bor saat ini memiliki berbagai macam variasi sesuai dengan fungsinya. Dalam hal ini saya akan menjelaskan 3 jenis bor yang paling sering digunakan.

Bor yang paling sering digunakan adalah bor tangan. Banyak yang menggunakan bor tangan karena sederhana dan mudah untuk memulai. Bor ini hanya bisa membuat lubang dengan diameter maksimal 10 mm. Sehingga sangat cocok untuk pekerjaan ringan dan sedang.

Lalu ada bor tanpa kabel atau Bor Cordless drill, yaitu jenis bor yang menggunakan baterai sebagai sumber tenaganya. Bor ini di gunakan untuk pekerjaan ringan, karena putarannya yang lemah.

Bor tanpa kabel ini dapat digunakan untuk mengebor gypsum, kayu, dan besi. Dengan kondisi bor besi, mata bor yang digunakan adalah mata bor kecil. Ingat, bor jenis ini tidak cocok untuk mengebor dinding beton.

Dan yang terakhir adalah bor impact. Bor jenis ini Besarnya sama hampir sama dengan bor tangan, namun khusus di gunakan untuk Pengeboran dinding beton. Mata bor nya juga Khusus maa bor beton.


Penggunaan Mata Bor Yang Tepat

Penggunaan mata bor juga sangat berpengaruh penting dalam hal pengeboran. Media umum yang di gunakan biasanya berupa besi, kayu, dan juga beton atau semenMedia Besi.Untuk pengeboran pada besi, gunakan mata bor jenis HSS, Tincoated dan Cobalt.

Jenis HSS digunakan pada logam yang lunak, Tincoated untuk jenis logam dengan tingkat kekerasan sedang, dan Cobalt untuk logam yang keras (baja, stainless, dll).Media Kayu.Pengeboran pada media kayu, menggunakan jenis mata bor kipas dan lancip Anda juga dapat menggunakan mata bor besi untuk mengebor kayu.


Posisi pengeboran

Hal ini kelihatannya mudah, namun juga berpengaruh dalam hal presisi dan efisiensi. Hal ini juga bisa menjaga keawetan mata bor. Posisi yang benar adalah titik yang akan di bor harus lurus dengan mata bor.

Dan juga tangan kita tidak boleh kaku atau tegang. Serta dalam hal penekanan bor, kita tidak boleh menekan bor terlalu lama, karena bisa menyebabkan panas dan bau gosong, hal ini bisa merusak mata bor.Dan yang terakhir sebaiknya tidak menggunakan sarung tangan kain, karena akan bisa menyebabkan bor yang kita pegang terlepas saat penggunaan.


Pengeboran dimulai secara bertahap ( dari bor yang kecil ke besar )

Hal ini khusus jika kita akan mengebor lubang dengan diameter agak besar, yaitu ukuran 10mm. Mula mula gunakan mata bor ukuran 2 atau 3 mm sebagai penanda / penitik, lalu gunakan maa bor 6 mm, kemudian mata bor 10 mm.


Perhatikan putaran bor

Untuk bor tangan, biasanya memiliki 2 versi putaran yaitu putaran searah jarum jam dan sebaliknya. Kadangkala kita tidak memperhatikan, saat kita mengebor tidak bisa menghasilkan lubang, karena putarannya berlawaan arah jarum jam.

Hal ini bisa membuat mata bor patah atau tumpul.Selain itu Kita juga harus bisa membedakan kecepatan mesin bor yang akan kita gunakan, terutama dalam hal pengeboran besi, karena jika salah, maka mata bor akan cepat panas dan berpotensi rusak. Setelan putaran mesin bor tergantung mata bor yang akan di gunakan.


Sebelum mangebor, celupkan mata bor ke dalam air

Hal ini memang terbilang aneh namun sangat di anjurkan . Sebagai contoh jika kita akan mengebor di media besi, maka fungsinya adalah untuk meminimalisir panas yang di hasilkan akibat gesekan mata bor dengan besi.

Jika di media kayu, maka setidaknya akan mengikat sebagian debu kayu dari hasil pengeboran. Dan jika di media beton, akan mempermudah pengeboran beton karena jika beton dalam keadaan basah akan mudah sekali di bor.